Chelsea sedang berada dalam tekanan besar setelah menelan lima kekalahan beruntun di Premier League.
Yang lebih mengkhawatirkan, The Blues bahkan gagal mencetak gol dalam rentetan kekalahan tersebut.
Akibatnya, posisi Chelsea merosot ke peringkat ketujuh klasemen dengan 48 poin dari 34 pertandingan, menjauh dari zona Liga Champions.
Sorotan pun mengarah ke pelatih Liam Rosenior.
Masa depan Rosenior mulai dipertanyakan, terutama jika tren negatif ini terus berlanjut hingga akhir musim.
Namun, ada satu faktor besar yang bisa membuat manajemen berpikir dua kali: biaya pemecatan.
Rosenior baru dikontrak pada Januari 2026 dengan durasi hingga 2032. Ia menerima gaji sekitar 4 juta pounds per tahun.
Jika dipecat dalam waktu dekat, Chelsea diperkirakan harus membayar pesangon hingga 24 juta pounds.
Jumlah tersebut tentu menjadi beban finansial yang signifikan, terutama jika klub juga berencana melakukan perombakan skuad di musim panas.
Di sisi lain, kegagalan lolos ke Liga Champions juga bisa berdampak besar secara finansial dan prestise.
Situasi ini membuat Chelsea berada di persimpangan: mempertahankan pelatih dengan risiko performa tak membaik, atau memecatnya dengan konsekuensi biaya besar.
Keputusan yang diambil dalam waktu dekat bisa menjadi penentu arah klub untuk musim depan.
Disclaimer: