Persis Solo harus menerima kenyataan pahit setelah kalah 0-2 dari Arema FC dalam lanjutan Super League 2025/2026.
Bertanding di Stadion Kanjuruhan, tren positif Persis yang sebelumnya tak terkalahkan dalam delapan laga akhirnya terhenti. Dua gol dari Gabriel Silva menjadi penentu kemenangan tuan rumah.
Kekalahan ini berdampak besar pada posisi klasemen. Persis kini turun ke peringkat ke-16 dengan 24 poin, kembali masuk zona degradasi.
Mereka tertinggal satu poin dari Persijap Jepara di batas aman, serta dua poin dari Madura United di posisi ke-14.
Situasi bisa semakin sulit karena Persijap masih memiliki satu pertandingan yang belum dimainkan.
Pelatih Persis, Milomir Seslija, menegaskan timnya harus segera bangkit dan memperbaiki performa di laga-laga tersisa.
Hal serupa juga disampaikan kiper Muhammad Riyandi yang menilai pertandingan ini menjadi pelajaran penting bagi tim.
Persis masih memiliki enam laga tersisa untuk menentukan nasib mereka di kompetisi musim ini.
Namun, jadwal yang menanti tidak mudah karena harus menghadapi tim-tim kuat seperti Bhayangkara Presisi, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, hingga Dewa United.
Jika tidak segera menemukan konsistensi, peluang Persis untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia akan semakin menipis.
Disclaimer: