UEFA kembali menjatuhkan sanksi kepada klub yang menampilkan simbol religius dalam pertandingan resmi.
Kali ini, hukuman diberikan kepada Lille setelah fans mereka membentangkan tifo bergambar Joan of Arc dalam laga Liga Europa.
Momen tersebut terjadi saat Lille menjamu Aston Villa di Stadion Pierre-Mauroy.
Tifo besar yang menampilkan Joan of Arc lengkap dengan atribut perang dinilai melanggar aturan disiplin UEFA.
Menurut laporan resmi, aksi tersebut dianggap sebagai pesan yang tidak pantas dalam konteks olahraga.
Akibatnya, Lille dikenai denda finansial yang cukup besar, termasuk tambahan sanksi atas pelanggaran lain selama pertandingan.
Ini bukan kali pertama UEFA mengambil tindakan serupa.
Sebelumnya, Crvena Zvezda juga menerima hukuman karena menampilkan tifo bergambar tokoh religius.
Kasus ini kembali memunculkan perdebatan mengenai batasan ekspresi suporter di stadion.
Di satu sisi, UEFA menegakkan aturan netralitas dalam kompetisi. Namun di sisi lain, keputusan ini dianggap kontras dengan kampanye sosial yang mereka dukung.
Peristiwa ini menunjukkan bahwa regulasi dalam sepak bola modern tidak hanya menyangkut permainan, tetapi juga aspek simbolik dan budaya di dalamnya.
Disclaimer: