Timnas Bulgaria menghadapi tekanan besar dari publik negaranya sendiri jelang final FIFA Series 2026 melawan Indonesia. Kritik muncul karena mereka dianggap mengikuti turnamen dengan level lawan yang lebih rendah.
Laga final antara Indonesia dan Bulgaria akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Senin (30/3) malam WIB.
Secara peringkat, Bulgaria memang lebih diunggulkan. Mereka berada di posisi 87 FIFA, jauh di atas Indonesia yang menempati peringkat 122.
Namun, keikutsertaan Bulgaria dalam turnamen ini justru menuai kritik dari dalam negeri. Banyak pihak mempertanyakan keputusan federasi yang mengirim tim ke ajang tersebut.
Federasi Sepakbola Bulgaria (BFU) pun merespons dengan meminta dukungan penuh dari publik kepada tim nasional.
Salah satu pemain Bulgaria, Tonislav Yordanov, mengaku kecewa dengan sikap negatif yang ditunjukkan oleh para pendukung sendiri.
“Ini terasa seperti kebencian. Kami berharap bisa mengubah pandangan itu lewat kemenangan dan hasil yang baik, yang sepenuhnya bergantung pada kami,” ujar Yordanov.
Ia juga menambahkan bahwa kritik tetap datang bahkan ketika tim meraih kemenangan, dan mempertanyakan apakah para pengkritik benar-benar memahami sepakbola.
Di sisi performa, Bulgaria sebenarnya datang dengan tren yang cukup positif. Mereka berhasil meraih dua kemenangan dalam lima pertandingan terakhir.
Dengan tekanan yang ada, laga melawan Indonesia kini bukan hanya soal trofi, tetapi juga menjadi ajang pembuktian bagi Bulgaria di hadapan publiknya sendiri.
Disclaimer: