Spekulasi soal masa depan Pep Guardiola di Manchester City kembali mencuat. Mantan Direktur Olahraga Bayern Munich, Matthias Sammer, menilai ada tanda-tanda yang mengindikasikan perubahan pada sosok Guardiola.
Sammer, yang pernah bekerja bersama Guardiola di Bayern Munich, mengaku bisa membaca kondisi mantan rekannya tersebut dari ekspresi dan gestur.
Menurutnya, ada sesuatu yang terasa berbeda dari Guardiola saat ini, yang memunculkan dugaan bahwa sang pelatih bisa saja segera meninggalkan Manchester City.
Musim ini memang tidak berjalan semulus sebelumnya bagi City. Setelah gagal mempertahankan gelar Premier League musim lalu, mereka kembali menghadapi persaingan ketat di musim 2025/2026.
Selain itu, performa beberapa pemain baru dinilai belum memenuhi ekspektasi. Kehilangan sosok sentral seperti Kevin De Bruyne juga disebut turut memengaruhi keseimbangan tim.
Meski kontraknya masih berlaku hingga 2027, spekulasi mengenai masa depan Guardiola tetap berkembang.
Namun, asumsi bahwa ia akan segera pergi masih perlu dipertanyakan. Menilai kondisi seorang pelatih hanya dari ekspresi wajah bisa menjadi interpretasi yang subjektif.
Faktor-faktor seperti tekanan kompetisi, perubahan skuad, hingga dinamika internal tim juga bisa memengaruhi bahasa tubuh seorang pelatih.
Di sisi lain, Guardiola dikenal sebagai sosok yang selalu mencari tantangan baru, sehingga kemungkinan perubahan arah karier tetap terbuka.
Apakah ini benar-benar pertanda akhir era Guardiola di Manchester City, atau hanya fase sulit dalam perjalanan panjangnya, masih menjadi tanda tanya besar.
Disclaimer: