PSSI telah menyiapkan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) sebagai venue utama dalam ajang FIFA Series 2026. Momen ini diharapkan menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menunjukkan kualitasnya di mata dunia internasional.
Turnamen ini akan diikuti oleh empat negara, yaitu Timnas Indonesia, Saint Kitts & Nevis, Bulgaria, dan Kepulauan Salomon. Seluruh pertandingan akan digelar di SUGBK, Jakarta.
Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Saint Kitts & Nevis pada 30 Maret. Jika berhasil menang, skuad Garuda akan melanjutkan ke laga berikutnya melawan pemenang antara Bulgaria dan Kepulauan Salomon.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar pertandingan, tetapi juga peluang untuk menunjukkan kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah event internasional.
“Kami ingin FIFA Series di GBK menjadi momentum positif, bukan hanya untuk Timnas, tetapi juga untuk perkembangan sepakbola Indonesia,” ujar Erick.
Ia juga menambahkan bahwa seluruh aspek, mulai dari kondisi lapangan hingga fasilitas pendukung, telah dipersiapkan secara maksimal demi menciptakan pengalaman terbaik.
Selain itu, FIFA Series 2026 akan menjadi debut bagi John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia. Pelatih asal Inggris tersebut telah mempersiapkan tim sejak awal tahun.
Sebanyak 24 pemain dipilih dalam skuad final, yang terdiri dari 14 pemain yang berkarier di luar negeri dan 10 pemain dari liga domestik.
Erick menilai kombinasi antara pemain abroad dan lokal menjadi fondasi penting untuk memperkuat Timnas Indonesia di masa depan.
“Kami ingin membangun keseimbangan antara pemain luar negeri dan kompetisi domestik agar Timnas semakin solid,” jelasnya.
Ia pun mengajak masyarakat untuk hadir langsung ke stadion dan memberikan dukungan penuh kepada Timnas Indonesia.
“Kami berharap suporter datang ke stadion, memberikan dukungan, dan menjadikan FIFA Series ini sebagai awal yang positif bagi perjalanan Timnas ke depan,” tutup Erick.
Disclaimer: