Kelompok suporter Chelsea bersiap menggelar aksi protes terhadap kepemilikan klub oleh BlueCo. Konsorsium yang dipimpin Todd Boehly tersebut dinilai gagal membawa The Blues ke arah yang lebih baik.
Melansir laporan OneFootball, kelompok suporter bernama Not a Project CFC telah menyampaikan rencana aksi lanjutan melalui media sosial. Mereka menyoroti penurunan performa tim serta arah kebijakan klub yang dianggap menyimpang dari nilai-nilai Chelsea.
Aksi ini dipicu oleh hasil buruk Chelsea dalam beberapa waktu terakhir. The Blues baru saja tersingkir dari Liga Champions secara memalukan setelah kalah agregat 2-8 dari Paris Saint-Germain di babak 16 besar.
Dalam pernyataannya, kelompok suporter tersebut menegaskan bahwa kondisi klub saat ini membutuhkan tindakan nyata dari para penggemar.
Mereka juga mengaku telah berkoordinasi dengan berbagai komunitas pendukung lainnya untuk menyatukan suara dalam menyuarakan kekecewaan terhadap manajemen klub.
Menurut mereka, kepemilikan saat ini dinilai tidak mendengarkan aspirasi fans dan justru membahayakan masa depan klub.
Pesan utama yang disampaikan pun cukup tegas, yakni mendesak BlueCo dan Clearlake untuk meninggalkan Chelsea.
Situasi ini semakin memanas setelah keputusan manajemen memecat pelatih Enzo Maresca, yang sebelumnya berhasil mempersembahkan gelar Conference League dan Piala Dunia Antarklub.
Sebagai pengganti, Chelsea menunjuk Liam Rosenior. Namun hingga saat ini, performa tim dinilai belum menunjukkan konsistensi yang diharapkan.
Selain gagal di Liga Champions, Chelsea juga tersingkir dari Piala Liga Inggris dan saat ini masih tertahan di peringkat keenam klasemen Premier League.
Kondisi tersebut membuat peluang Chelsea untuk tampil di Liga Champions musim depan semakin terancam.
Disclaimer: