Arsenal harus puas meraih hasil imbang 1-1 ketika bertandang ke Bayer Leverkusen di BayArena, pada leg pertama Babak 16 Besar Liga Champions UEFA, Kamis (12/3/2026) dini hari WIB.
The Gunners sebenarnya lebih agresif dengan melepaskan delapan percobaan tembakan, sedikit lebih banyak dari tujuh upaya Leverkusen. Kedua tim sama-sama menghasilkan tiga tembakan tepat sasaran.
Leverkusen unggul terlebih dahulu pada menit ke-46 melalui sundulan kapten Robert Andrich dari sepak pojok Alejandro Grimaldo. Gol ini tercipta dari bola mati, di mana Andrich berdiri bebas di tiang jauh. Sayangnya bagi tuan rumah, Arsenal berhasil menyamakan skor melalui penalti Kai Havertz menjelang akhir pertandingan.
Hasil imbang 1-1 ini menguntungkan Arsenal karena leg kedua akan digelar di Emirates Stadium, markas mereka. Namun, performa bola mati Leverkusen tetap menjadi catatan penting bagi The Gunners.
Leverkusen bahkan menyoroti gol tersebut di akun media sosial mereka dengan nada mengejek Arsenal. “Terwujud sudah: Gol ala Arsenal ke gawang Arsenal,” tulis akun resmi X @Bayer04_en.
Pelatih Leverkusen, Kasper Hjulmand, mengakui frustrasi meski timnya bermain baik. “Emosi saya campur aduk. Kami mengontrol permainan dan menciptakan peluang minim bagi lawan. Performa top menghadapi tim top. Frustrasi hanya bisa imbang 1-1. Kini kami ke London dengan harapan tinggi,” ujar Hjulmand seperti dikutip situs resmi UEFA.
Leg kedua di Emirates Stadium dipastikan akan menjadi penentu siapa yang lolos ke perempat final Liga Champions 2025/26. Arsenal berharap memanfaatkan laga kandang untuk membalikkan keadaan.
Disclaimer: