Liverpool melanjutkan tren positifnya dengan kemenangan meyakinkan 5-2 atas West Ham United di Anfield, Sabtu (28/2/2026) malam WIB. Meski belum tampil sempurna, The Reds menunjukkan dominasi sejak awal laga.
Tim tuan rumah sudah unggul 3-0 di babak pertama, menegaskan kontrol penuh atas pertandingan. Namun dua gol yang bersarang ke gawang Alisson Becker menjadi pengingat bahwa masih ada ruang untuk perbaikan.
Beberapa kesalahan individu, termasuk dari Alisson dan Ryan Gravenberch, nyaris memberi tambahan gol bagi West Ham. Hal tersebut menjadi catatan penting bagi Arne Slot untuk dibenahi.
Meski begitu, satu aspek yang membuat Slot sangat puas adalah efektivitas bola mati. Tiga gol Liverpool di babak pertama berawal dari situasi sepak pojok, sesuatu yang dinilai sebagai perkembangan signifikan.
Menurut Slot, kondisi ini sangat berbeda dengan paruh pertama musim, ketika Liverpool kerap kesulitan menghadapi situasi set piece lawan.
“Seperti yang selalu saya katakan, semuanya kembali normal. Di paruh pertama musim kami menciptakan banyak peluang dari bola mati, tetapi hampir setiap bola mati yang mengancam kami berujung gol. Hari ini situasinya justru sebaliknya,” ujar Slot di laman resmi klub.
Ia menambahkan bahwa peluang bola mati lawan di awal laga kemungkinan besar akan menjadi gol jika terjadi di awal musim.
“Saya rasa salah satu peluang besar pertama mereka berasal dari bola mati, dan enam atau tujuh bulan lalu itu hampir pasti menjadi gol. Tetapi sekarang kami sudah memperbaikinya dan mulai mencetak gol dari situasi tersebut.”
Slot menilai peningkatan performa di situasi bola mati membuat timnya tampil lebih percaya diri dan solid.
“Ketika Anda bisa mencetak gol dari bola mati dan tidak lagi mudah kebobolan dari situasi itu, semuanya terasa lebih cerah. Ini menyenangkan bagi tim dan tentu saja bagi para pendukung kami,” tutupnya.