Hansi Flick menelan kekalahan terbesar sepanjang karier kepelatihannya saat Barcelona dihajar Atletico Madrid 0-4 di leg pertama semifinal Copa del Rey. Meski begitu, pelatih asal Jerman itu menilai hasil tersebut bukan pengalaman paling menyakitkan yang pernah ia rasakan.
Barcelona takluk telak di Stadion Metropolitano, Jumat (13/2) dini hari WIB. Empat gol Atletico seluruhnya tercipta di babak pertama melalui bunuh diri Eric Garcia, serta gol Antoine Griezmann, Ademola Lookman, dan Julian Alvarez.
Situasi makin pahit bagi Blaugrana karena gol Pau Cubarsi dianulir dan Eric Garcia harus meninggalkan lapangan lebih cepat akibat kartu merah. Hasil ini membuat peluang Barcelona lolos ke final sangat berat, karena harus menang dengan selisih lima gol di leg kedua bulan depan.
Menurut data MisterChip, skor 0-4 itu menjadi kekalahan terburuk dalam karier Flick sebagai pelatih. Namun ia menilai ada kekalahan lain yang lebih menyakitkan.
“Apakah ini malam terburuk dalam karier saya? Tidak,” ujar Flick kepada Marca.
“Malam terburuk saya itu melawan Inter. Itu yang paling menyakitkan. Di sini kami masih punya peluang untuk comeback.”
Flick tetap optimistis timnya bisa bangkit di Camp Nou nanti, meski mengakui misi tersebut tidak akan mudah.