
Ditulis oleh Redaksi GoalParlay
Update: 07 February 2026
Manajer Chelsea, Liam Rosenior, meluapkan kekesalannya saat timnya menghadapi Arsenal. Rosenior menuding The Gunners tidak menghormati Chelsea, khususnya terkait situasi sebelum pertandingan dimulai.
Insiden tersebut terjadi ketika Chelsea bertandang ke Emirates Stadium pada leg kedua semifinal Carabao Cup, tengah pekan lalu. Menjelang kick-off, Rosenior terlihat beradu argumen dengan pihak Arsenal dan menunjukkan gestur tidak senang di pinggir lapangan.
Kekesalan Rosenior dipicu oleh aktivitas pemanasan Arsenal yang dinilainya melanggar batas area pemanasan Chelsea. Ia menuding staf dan pemain lawan masuk ke zona yang seharusnya menjadi ruang tim tamu, sehingga dianggap mengganggu persiapan timnya.
Namun, sejumlah rekaman video yang beredar memperlihatkan bahwa kejadian tersebut melibatkan staf pelatih Arsenal yang mengambil bola hasil tendangan panjang kiper. Situasi itu disebut terjadi secara spontan dan bukan disengaja untuk mengganggu pihak lawan.
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, menanggapi polemik tersebut dengan nada tenang. Ia menilai kejadian semacam itu merupakan hal yang umum terjadi dalam sepakbola, terutama saat sesi pemanasan kiper. Meski begitu, Arteta tetap menyampaikan permintaan maaf apabila situasi tersebut dianggap tidak menghormati Chelsea.
“Jika pada titik mana pun ada anggota staf kami yang melakukan sesuatu yang menyinggung, kami tentu meminta maaf,” ujar Arteta.
Ia menambahkan, “Sejujurnya, ini adalah hal yang sangat umum di sepakbola. Para kiper memang perlu melakukan tendangan jauh saat pemanasan, dan bola bisa saja keluar dari area.”
Di atas lapangan, Chelsea harus menerima hasil pahit. The Blues kalah 0-1 dari Arsenal setelah kebobolan gol Kai Havertz—mantan pemain mereka sendiri—di masa injury time babak kedua. Kekalahan tersebut membuat Chelsea tersingkir dari Carabao Cup dengan agregat 2-4.
👉 Lihat juga prediksi parlay terbaru lainnya di GOALParlay.





